Islam Kedamaian | Abu Hazwan

Islam Kedamaian Abu Hazwan

6 Hal yang Diharamkan Bagi Orang Junub (Kitab Safinatunnajah)

Ditulis Oleh Abu Hazwan
Diterbitkan Mei 17, 2026

Pasal: Yang Diharamkan Bagi Orang Junub

Oleh: Abu Hazwan [ Islam Kedamaian ]

Yang dimaksud junub adalah siapa saja yang memasukkan hasyafah (puncak dzakar) ke dalam farji (vagina), atau keluar mani; kedua keadaan junub ini menjadikan wajib mandi.

Orang junub diharamkan melakukan 6 hal berikut ini:

  1. Shalat
  2. Thawaf
  3. Memegang Al-Qur'an
  4. Membawa Al-Qur'an
  5. Berdiam diri di masjid
  6. Membaca Al-Qur'an

Ada enam hal yang dilarang bagi orang junub; empat hal sudah disebutkan pada orang berhadats, dan dua hal sisanya adalah tambahan khusus bagi keadaan junub.

1. Berdiam Diri di Masjid

Orang junub dilarang diam atau bimbang di dalam masjid. Ini berlaku bagi muslim, bukan nabi, dan bukan orang yang diberi uzur (seperti ingin menutup pintu atau takut jika keluar dari masjid). Untuk yang diberi uzur tadi, hendaklah pada saat itu mengambil tayamum dengan debu.

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكارى حَتَّى تَعْلَمُوا ما تَقُولُونَ وَلا جُنُبًا إِلاَّ عابِرِي سَبِيلٍ حَتَّى تَغْتَسِلُوا

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi.”

(QS. An-Nisaa’: 43)

2. Membaca Al-Qur'an

Para ulama empat madzhab sepakat bahwa haram bagi orang yang junub membaca Al-Qur’an. Dalil pendukungnya adalah hadits berikut dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu:

أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ لا يَحْجُبُهُ عَنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ شَيْءٌ إِلاَّ أَنَّكَونَ جُنُبًا

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah melarang dari membaca Al-Qur’an sedikit pun juga kecuali dalam keadaan junub.”

(HR. Ibnu Hibban)

Maka orang junub hendaklah tidak membaca sedikit pun dari Al-Qur’an hingga ia mandi junub. Inilah pendapat jumhur ulama, dan orang junub bisa segera mandi untuk menghilangkan hadats tersebut.

Semoga bermanfaat.

Wallahua'lam.

Materi ini disampaikan oleh Ustadz Kusdiawan Hafizahullah dengan pembahasan Kitab Safinatunnajah.

Catatan Referensi / Sumber Dalil:

  • Larangan Berdiam di Masjid: QS. An-Nisaa’: 43
  • Larangan Membaca Al-Qur'an: HR. Ibnu Hibban, 3:79; Abu Ya’la, 1:400
  • Pendapat Jumhur Ulama Empat Madzhab.
Bagikan:
Tentang Penulis

Semoga tulisan ini menjadi jalan kebaikan, ilmu yang bermanfaat, serta amal jariyah bagi penulis dan pembaca. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Diskusi & Komentar