Dakwahin Juga Yahudi dan Nasrani? Jika Ahli Kitab Beriman, Maka Itu Baik Bagi Mereka — Kewajiban Rasul Hanya Menyampaikan Risalah (Tafsir QS Al-Māidah Ayat 65–67)

Oleh: Abu Hazwan [ Islam Kedamaian ]
Pendahuluan
- Allah ﷻ menjelaskan dalam Al-Qur’an bahwa keselamatan dan kebaikan hanya didapat dengan keimanan yang benar kepada Allah dan Rasul-Nya ﷺ.
- Termasuk kaum Yahudi dan Nasrani, apabila mereka beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ dan mengikuti wahyu yang dibawa beliau, maka hal itu akan menjadi kebaikan bagi mereka di dunia dan akhirat.
- Namun ketika mereka berpaling, maka Rasulullah ﷺ tetap telah menunaikan tugasnya, karena kewajiban beliau hanyalah menyampaikan risalah dengan jelas.
1. Ahli Kitab Jika Beriman Maka Itu Lebih Baik Bagi Mereka
Firman Allah Ta’ala
QS Al-Māidah: 65
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْكِتَابِ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَأَدْخَلْنَاهُمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ
Artinya: “Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahan mereka dan pasti Kami masukkan mereka ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.”
Tafsir Al-Muyassar
Dalam Tafsir Al-Muyassar dijelaskan:
ولو أن اليهود والنصارى صدقوا بالله ورسوله محمد صلى الله عليه وسلم، واتقوا الله بامتثال أوامره واجتناب نواهيه، لمَحَوْنا عنهم ذنوبهم، ولأدخلناهم جنات النعيم
Artinya: “Seandainya Yahudi dan Nasrani membenarkan Allah dan Rasul-Nya Muhammad ﷺ, serta bertakwa kepada Allah dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, niscaya Kami hapus dosa-dosa mereka dan Kami masukkan mereka ke dalam surga-surga kenikmatan.”
Pelajaran Ayat
Ayat ini menunjukkan:
- Yahudi dan Nasrani tidak cukup hanya mengaku pengikut nabi terdahulu.
- Mereka wajib beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ.
- Keselamatan hanya dengan Islam.
- Allah membuka pintu taubat dan ampunan bagi siapa saja yang beriman.
2. Islam Menghapus Dosa Sebelumnya
Hadits Nabi ﷺ
Dari ‘Amr bin Al-‘Ash رضي الله عنه, Nabi ﷺ bersabda:
أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ الإِسْلَامَ يَهْدِمُ مَا كَانَ قَبْلَهُ
Artinya: “Tidakkah engkau tahu bahwa Islam menghapus dosa-dosa sebelumnya?”
(HR. Muslim no. 121)
3. Ahli Kitab Wajib Mengikuti Nabi Muhammad ﷺ
Firman Allah Ta’ala
QS Ali ‘Imran: 85
وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Artinya: “Barang siapa mencari agama selain Islam, maka tidak akan diterima darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.”
Sabda Nabi ﷺ
وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَا يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَهُودِيٌّ وَلَا نَصْرَانِيٌّ، ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ، إِلَّا كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ
Artinya: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seorang Yahudi maupun Nasrani mendengar tentang diriku kemudian ia meninggal dalam keadaan tidak beriman kepada ajaran yang aku bawa, melainkan ia termasuk penghuni neraka.”
(HR. Muslim no. 153)
4. Kewajiban Rasulullah ﷺ Hanyalah Menyampaikan Risalah
Firman Allah Ta’ala
QS Al-Māidah: 67
يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ۖ وَإِن لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ ۚ وَاللَّهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ
Artinya: “Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Jika tidak engkau lakukan, berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memeliharamu dari manusia.”
Tafsir Al-Muyassar
يا أيها الرسول بلِّغ جميع ما أُنزل إليك من ربك، وإن لم تفعل ذلك فما بلغت رسالة ربك
Artinya: “Wahai Rasul, sampaikan seluruh wahyu yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu. Jika engkau tidak melakukannya, maka berarti engkau belum menyampaikan risalah Rabbmu.”
5. Tugas Rasul Hanya Menyampaikan, Hidayah di Tangan Allah
Firman Allah Ta’ala
QS An-Nahl: 82
فَإِن تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ الْمُبِينُ
Artinya: “Jika mereka berpaling, maka sesungguhnya kewajibanmu hanyalah menyampaikan dengan jelas.”
QS Al-Qashash: 56
إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ
Artinya: “Sesungguhnya engkau tidak dapat memberi hidayah kepada orang yang engkau cintai, tetapi Allah memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki.”
6. Perkataan Ulama
Imam Ibnu Katsir رحمه الله
Dalam tafsir QS Al-Māidah: 65 beliau berkata:
أي ولو أنهم آمنوا بالله ورسوله واتبعوا ما شُرع لهم لكان خيرًا لهم
Artinya: “Yakni, seandainya mereka beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengikuti syariat yang diperintahkan kepada mereka, maka itu lebih baik bagi mereka.”
(Tafsir Ibnu Katsir)
Syaikh Abdurrahman As-Sa’di رحمه الله
Beliau berkata:
فالإيمان بمحمد صلى الله عليه وسلم واجب على جميع الخلق
Artinya: “Maka beriman kepada Muhammad ﷺ adalah wajib atas seluruh makhluk.”
(Taisir Al-Karim Ar-Rahman)
7. Dakwah Harus Tetap Dilakukan
Ayat-ayat ini mengajarkan bahwa:
- Dakwah kepada Yahudi, Nasrani, dan seluruh manusia tetap wajib.
- Tidak boleh menyembunyikan kebenaran.
- Hidayah bukan di tangan da’i.
- Tugas seorang muslim adalah menyampaikan dengan ilmu, hikmah, dan kesabaran.
8. Adab Dalam Berdakwah Kepada Ahli Kitab
Allah Ta’ala berfirman:
QS An-Nahl: 125
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ
Artinya: “Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik.”
Penutup
QS Al-Māidah ayat 65–67 menjelaskan bahwa:
- Yahudi dan Nasrani akan mendapatkan manfaat besar jika mereka beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ.
- Allah akan menghapus dosa-dosa mereka dan memasukkan mereka ke surga.
- Rasulullah ﷺ wajib menyampaikan seluruh wahyu tanpa menyembunyikan sedikit pun.
- Hidayah berada di tangan Allah semata.
- Kaum muslimin wajib melanjutkan dakwah dengan hikmah dan ilmu.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang istiqamah di atas Islam dan semangat menyampaikan kebenaran dengan penuh hikmah.
Wallahu a'lam
Sumber : Grup WA Al Ghuroba Lumajang
Diskusi & Komentar