Mengapa Kamu Tidak Tahajud? Padahal Allah Turun ke Langit Dunia dan Menawarkan Ampunan serta Doa yang Dikabulkan

Oleh: Abu Hazwan [ Islam Kedamaian ]
Pendahuluan
- Tahajud adalah ibadah mulia yang dilakukan di malam hari setelah tidur. Ia merupakan kebiasaan para nabi, orang-orang shalih, dan hamba-hamba Allah yang dekat dengan-Nya.
- Di saat manusia terlelap, Allah ﷻ membuka pintu rahmat-Nya, mengampuni dosa, dan mengabulkan doa hamba-Nya.
- Namun sangat disayangkan, banyak manusia lebih memilih tidur panjang, bermain HP, begadang sia-sia, atau lalai dari qiyamul lail.
- Padahal kesempatan besar sedang terbuka di hadapannya.
Allah ﷻ berfirman:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ ۖ عَسَىٰ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
“Dan pada sebagian malam hari, bertahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabbmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
(QS. Al-Isra’: 79)
Allah Turun ke Langit Dunia
Rasulullah ﷺ bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ، فَيَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ؟ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ؟
“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Allah berfirman:
- Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan?
- Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri?
- Siapa yang memohon ampun kepada-Ku akan Aku ampuni?”
(HR. Al-Bukhari no. 1145, Muslim no. 758)
Hadits ini menunjukkan:
- Besarnya rahmat Allah
- Dekatnya Allah kepada hamba-Nya
- Luasnya ampunan Allah. Keutamaan bangun malam
Keutamaan Tahajud
1. Kebiasaan Orang Shalih
Rasulullah ﷺ bersabda:
عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ، فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِحِينَ قَبْلَكُمْ
“Hendaklah kalian melaksanakan qiyamul lail, karena itu adalah kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian.” (HR. At-Tirmidzi no. 3549, hasan)
2. Waktu Mustajab untuk Berdoa
Di waktu tahajud:
- doa lebih dekat dikabulkan,
- istighfar lebih diterima,
- hati lebih khusyuk,
- dan amal lebih ikhlas karena jauh dari riya’.
Allah ﷻ berfirman:
وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
“Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun.” (QS. Adz-Dzariyat: 18)
3. Mendapat Kemuliaan di Sisi Allah
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
“Sebaik-baik shalat setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163)
Mengapa Banyak Orang Berat Tahajud?
1. Terlalu Banyak Dosa
Imam Hasan Al-Bashri رحمه الله berkata:
قَيَّدَتْكُمْ خَطَايَاكُمْ
“Dosa-dosa kalian telah mengikat kalian.”
📚 Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim (2/147)
Maksiat membuat hati keras dan malas beribadah.
2. Terlalu Cinta Dunia
- Begadang untuk dunia mudah, tetapi bangun untuk akhirat terasa berat.
Allah ﷻ berfirman:
بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى
“Tetapi kalian lebih mengutamakan kehidupan dunia, padahal akhirat lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la: 16–17)
3. Tidak Memahami Besarnya Pahala Tahajud
- Orang yang tahu nilai sebuah harta akan bersungguh-sungguh mencarinya.
- Begitu pula orang yang tahu kemuliaan tahajud, ia akan berusaha bangun walau berat.
Perkataan Ulama tentang Tahajud
✨ Ibnu Rajab رحمه الله berkata:
“Qiyamul lail adalah kemuliaan bagi seorang mukmin di dunia dan akhirat.”
📚 Lathaiful Ma’arif hlm. 171
✨ Sufyan Ats-Tsauri رحمه الله berkata:
“Aku terhalang dari qiyamul lail selama lima bulan karena satu dosa yang aku lakukan.”
📚 Hilyatul Auliya’ (7/15)
✨ Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه berkata tentang seseorang yang tidak bangun malam:
ذَاكَ رَجُلٌ بَالَ الشَّيْطَانُ فِي أُذُنَيْهِ
“Itu adalah orang yang telinganya telah dikencingi setan.” (HR. Al-Bukhari no. 1144, Muslim no. 774)
- Yakni setan berhasil membuatnya lalai dari ketaatan.
Cara Agar Mudah Tahajud
- ✅ Tidur lebih awal
- ✅ Kurangi maksiat
- ✅ Jangan banyak makan malam
- ✅ Pasang niat ikhlas sebelum tidur
- ✅ Minta kepada Allah agar dibangunkan
- ✅ Biasakan walau sedikit
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
“Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus walaupun sedikit.” (HR. Al-Bukhari no. 6464, Muslim no. 783)
Penutup
Di sepertiga malam terakhir:
- Allah memanggil,
- Allah menawarkan,
- Allah membuka pintu ampunan,
- Allah mengabulkan doa.
Lalu… mengapa kita masih tertidur?
Padahal mungkin:
- dosa kita belum diampuni,
- hati kita masih keras,
- rezeki kita sempit,
- masalah kita belum selesai,
- dan kita sangat membutuhkan pertolongan Allah.
- Jangan biarkan malam berlalu tanpa sujud dan istighfar.
🤲 Doa agar Dimudahkan Tahajud
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
“Ya Allah, bantulah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbaiki ibadah kepada-Mu.” (HR. Abu Dawud no. 1522, shahih)
🌿 Latin:
Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik.
- Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang istiqamah dalam qiyamul lail dan mendapatkan ampunan-Nya. Aamiin.
Wallahu a'lam
Sumber : Grup WA Al Ghuroba Lumajang
Diskusi & Komentar